: KKP Kelas I Tanjung Priok...Berkomitment sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WB) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)....mariii kita dukung..!!

Minggu, 24 Februari 2019

Sosialisasi Permenkes No 50 tahun 2017 Wilker Muara Baru


Sosialisasi Permenkes No 50 tahun 2017 dalam Koordinasi Pengendalian Vektor di Pelabuhan Tanjung Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok Wilayah Kerja Pelabuhan Samudera Muara Baru Tanggal 20 Pebruari 2018.

Sambutan & Arahan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kls. I Tanjung Priok (dr. Jefri Hasurungan Sitorus, M.Kes) dan didampingi Kabid PRL, Wahyuni, SKM, MKes beserta Korwilker Saepul.Millah, SKM. Acara dihadiri oleh instansi dan Stake Holder berjumlah 20 orang.


Gambar mungkin berisi: 8 orang, termasuk Jefri Hasurungan S, orang tersenyum, orang berdiri dan dalam ruangan

Sosialisasi Permenkes No 50 tahun 2017 di Pelabuhan Tanjung Priok

Ruangan Rapat di KKP Kelas I Tanjung Priok

Pertemuan Sosialisasi Permenkes No 50 tahun 2017 dalam Koordinasi Pengendalian Vektor di Pelabuhan Tanjung Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok Tanggal 18 Pebruari 2018.

Pembukaan di awalai dengan Sambutan & Arahan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kls. I Tanjung Priok (dr. Jefri Hasurungan Sitorus, M.Kes)

Materi Sosialisasi Permenkes Nomor 50 Tahun 2017 tentang standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan untuk vektor dan binatang pembawa penyakit serta pengendaliannya. Dibawakan oleh Dr. Suwito (Kasubdit Vektor, Ditjen P2P).

Dalam Sosialiasi ini ada beberapa pertanyaan dari peserta sosialisasi, yaitu :

Pertanyaan  dari Mangsa (IPC) :
  1. Terkait bab 3 menjelaskan tentang vektor penyebab penyakit tetapi untuk kutu rambut tidak ada di Permenkes nomor 50 Tahun 2017? 
  2. kemudian terkait lalat yang ada di rumah makan tetapi pengendaliannya menggunakan obat nyamuk itu bagaimana?
  3. Apakah keong bisa menyebabkan penyakit?
Jawaban  dari Dr. Suwito :
  1. Tidak semua vektor masuk ke dalam permenkes nomor 50 tahun 2017, kalau kutu yang diatur dalam permenkes hanya kutu pinjal  di tikus yang menyebabkian penyakit pes. Kutu banyak jenisnya yaitu kutu rambut, kutu kemaluan, kutu badan. Beberapa kutu dapat menyebabkan penyakit karena kutu menghisap darah ketika ada patogen pada orang yang sehat akan ditularkan kepada orang yang sakit. 
  2. Pengendalian lalat dengan obat nyamuk bakar tetapi yang jadi masalahpaparan dari asap realtif bahaya terhadap sistem pencernaan karena terhirup kemudian jika menggunakan obat nyamuk semprot residunya bisa jatuh ke makanan dan itu berbahaya
  3. Untuk penyebab penyakit yang disebabkan oleh keong baru ditemukan di daerah sulawesi dengan nama latin oncomelania hupensis tindansius penular penyakit schistomiasis/demam keong selain itu belum ditemukan.
Pertanyaan  dari Wahyudi (Sudin Jakarta Utara) :
Terkait dengan bab 6 tentang perizinan pasal 19, perizinan apakah yang diatur oleh peraturan lama apa ada di peraturan baru? Kemudian terkait penggunaan insektisida, golongan insektisida apa yang bisa untuk pengnendalian vektor?

Jawaban  dari Dr. Suwito 
Perizinan kabuapten/kota sudah terpadu berkasnya di analisis oleh dinas kesehatan yang berbeda hanya di KKP pelabuhan, bandara, perbatasan lintas batas darat negara.

 Hasil Kesepakatan dari Stake holder yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok, adalah : 
  • Seluruh stake holder yang berada di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok untuk menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungannya masing masing
  • Seluruh stake holder yang berada di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok secara aktif dan mandiri melakukan Pemberantsan Sarang Nyamuk (PSN) di lingkungan masing masing minimal 1 minggu sekali pada saat jumaat bersih
  • KKP melakukan  pengawasan vektor dan evaluasi di pelabuhan dalam rangka pengendalain risiko lingkungan di pelabuhan Tanjung Priok- KKP sebagai regulator dan konsulen  dalam pengendalian risiko lingkungan di pelabuhan Tanjung Priok
  • Seluruh stake holder yang berada di wilayah pelabuhan tanjung priok secara aktif dan mandiri melakukan pengendalian vektor di Lingkungannya masing masing
Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan dalam ruangan
Gambar mungkin berisi: 3 orang, orang duduk dan dalam ruangan 
Gambar mungkin berisi: 4 orang, orang duduk dan dalam ruangan
Gambar mungkin berisi: 1 orang, duduk dan dalam ruangan