: KKP Kelas I Tanjung Priok...Berkomitment sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WB) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)....mariii kita dukung..!!

Jumat, 30 Desember 2016

Pelayanan Vaksin Meningitis di KKP Kelas I Tanjung Priok


Untuk mempermudah menuju lokasi kami Kami lengkapi denah / maping menggunakan angkutan Umum dan pribadi dari seluruh station Bus, Terminal Penumpang dan Bandara menuju lokasi Pelayanan Vaksin di KKP Kelas I Tanjung Priok dengan lokasi Jln Nusantara No.2 Pelabuhan Tanjung Priok. Sehingga pelayanan yang Kami berikan lebih memuasakan dan perjalanan ke lokasi pelaksanaan vaksin lebih mudah.  Jika Saudara menggunakan kendaraan pribadi gunakanlah gadget ( ipad, tab dan android) aktifkan google maps untuk mempermudah pencarian lokasi. Untuk yang menggunakan kendaraan umum patokannya adalah Terminal Bus Tanjung Priok.

Bagi yang lebih dekat menjangkau Pelabuhan Marunda dan Pelabuhan Sunda Kelapa. Kami membuka pelayanan vaksin meningitis di wilayah pelabuhan tersebut di atas.

KKP TANJUNG PRIOK WILKER MARUNDA


Jln. Raya Jayapura No. 1 Pelabuhan Marunda, Jakarta Utara Telepon 021-44853773. ( alamat lama digoogle Jl. Komp. PT. Arco, Cilincing, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14120 long lat
-6.098929, 106.952573) Untuk google map menunggu persetujuan dari team google karena lokasi tidak berada dekat jalan



Maps Wilker KKP Marunda 




contoh Rute kendaraan dari Perumahan Villa Gading Harapan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilalayah Kerja Marunda menggunakan kendaraan 







KKP TANJUNG PRIOK WILKER SUNDA KELAPA


Jln. Baruna Raya No. 1 Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara Telepon 021-6917647 klik peta google -6.123278, 106.812806
Maps Wilker KKP Sunda Kelapa 


Jarak terdekat sebagai contoh Kapuk Muara ke KKP Wilker Sunda Kelapa menggunakan kendaraan




Rute Busway dan Kendaraan Umum Menuju Lokasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Priok

Untuk memudahkan para pengguna jasa untuk menemukan lokasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok. Admin akan memberikan rekomondasi alat transportasi baik melalui rute angkutan umum dan busway, sedangkan untuk kendaraan umum bisa mengikuti lebih mudah. Tambahan akan kami berikan akhir tulisan. semoga bermanfaat :

Jalur/ Rute  Angkutan Umum
Terminal Bus Blok M ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok


Terminal Bus Grogol ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok



Terminal Bus Kalideres ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok



Terminal Bus Kampung Rambutan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok



Terminal Bus Lebak Bulus ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok




Terminal Bus Kampung Melayu ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok


Terminal Bus Bogor ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok



Terminal Bus Tangerang ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok



Terminal Bus Bekasi ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok


Setelah tiba Terminal Penumpang Tanjung Priok Anda harus menggunakan alat angkut berupa ojeg menuju Pos 1 dan menunuju lokasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Tanjung Priok (Jalan Raya Nusantara No. 02 Tanjung Priok Jakarta Utara Telepon 02143931045). Jika menggunakan Mobil atau Motor online aplikasi mapsnya sudah tersedia.

Jika Anda menggunakan kendaraan Pribadi silahkan parkir mobil yang ditentukan oleh Petugas keamanan di sana. Setiap tamu yang datang  akan diantar oleh petugas keamanan sesuai keperluannya dan jika Anda untuk keperluan vaksin oleh petugas akan dianatar ke ruang tunggu atau loket pendaftaran.

Sesuai Pegumuman yang ditempel pada loket pendaftaran, persyaratan VAKSIN MENINGITIS (UMRAH), yaitu :
  • Fotocopy Pasport tebaru atau mengisi formulir pendaftaran (berisikan item no, hari tanggal,nama sesuai pasport,tempat tanggal lahir,alamat, pilihan vaksin dan tanggal berangkat)
  • Pas foto ukuran 4x6 (1 lembar) diperlukan jika listrik padam
Pelayanan dimulai jam 07.30 - 16.00 wib. Mulai dari hari Kamis - Jum’at, Sedangkan untuk Hari Sabtu Mulai Tanggal 01 April 2017 Pelayanan Vaksinasi Meningitis Dihentikan. Jam istirahat Senin s/d. Kamis 12.00 s/d. 13.00 dan hari  Jum'at  jam istirahat 11.00 wib s/d. 13.00 wib.

Jika anda belum belum jelas silahkan hubungi Telepon 021-43931045 pesawat 144 (Ruang Pendaftaran) 147 (Ruang Vaksin).

Pemetaan google Maps Gedung Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok



Pelaksanaan PP Nomor 21 Tahun 2013 di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 9 April 2013 lalu telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2013 tentang Jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes). PP ini merupakan pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2007 dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2009 tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Departemen Kesehatan.

Disebutkan dalam PP ini, jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kementerian Kesehatan meliputi penerimaan yang berasal dari pelayanan pada Sekretariat Jendral;
  1. Dirjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak;
  2. Dirjen Bina Upaya Kesehatan;
  3. Dirjen Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan;
  4. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan; dan
  5. Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan.
Jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Kesehatan sebagaimana dimaksud, ditetapkan dalam Lampiran Peraturan Pemerintah ini.

Maka Sejak Tanggal 10 Juni 2013 Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok telah memberlakukan Tarif PNBP baru sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2013 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Kesehatan. Peraturan tersebut dapat di lihat dibawah ini :

Sedangkan untuk lampirannya dapat di lihat dalam power point di bawah ini :


Sedangkan untuk lampirannya dapat di lihat dalam power point di bawah ini :


Ketentuan biaya sesuai dengan PP Nomor 21 Tahun 2013 , PNBP Pelayanan Poliklinik (pada power point lampiran Slide 7) ( Klik layar penuh caranya tekan bersamaan di keyboar Ctrl+Shif+F)

Sehingga jika Saudara menelepon pasti jawaban dari petugas adalah jumlah total biaya di atas dan semuanya tertera pada peraturan PNBP di atas ( jawaban pertanyaan pada posting pertama pelayanan vaksin )

Rincian biaya tersebut di atas dapat di lihat pada photo di bawah ini :


Buka situs daftar Vaksin Online di sini  ( saya sarankan lebih baik melakukan pendatran langsung ke lokasi)

Jumat, 09 Desember 2016

Peresmian Gedung KKP Kelas 1 Tanjung Priok



Peresmian Gedung KKP Kelas 1 Tanjung Priok dilaksanakan tanggal 03 Oktober 2013 diresmikan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE.
Sesuai dengan waktu yang berjalan telah mengalami beberapa perubahan mulai dari pengecatan dan kelengkapana sarana prasarana untuk mendukung kelancaran pelayanan ke pada masyarakat pelabuhan Tanjung Priok tentunya dengan aspek  Estetikanya.





Jumat, 28 Oktober 2016

Download Media Promosi HKN ke 52


Download Media Promosi HKN ke 52
  1. Buku Panduan
  2. Logo
  3. Logo Germas
  4. Umbul-umbul
  5. Spanduk
  6. Merchandise

Perlombaan HKN ke 52


Sejarah Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok

Tahun 1984 sd 2012
Tahun 2013 sd Sekarang
Pengerjaan Pelabuhan Tanjung Priok dimulai pada bulan Mei 1877 dan selesai pada tahun 1886. Dimulai dengan pembangunan Pelabuhan I setelah adanya ketentuan bahwa kegiatan Pelabuhan Sunda Kelapa dipindahkan ke Tanjung Priok. Perencana pelabuhan ini adalah Ir.J.A.A. Waldrop, seorang insinyur yang berasal dari Belanda sedangkan pelaksananya adalah Jr. J.A. de Gelder dari Departement B.O.W., seorang Insinyur Perairan. Dengan diresmikannya Pelabuhan Tanjung Priok 1886, maka kegiatan pelabuhan utama Batavia yang semula berada di Kali Ciliwung sekitar kasteel Batavia dialihkan ke Pelabuhan Tanjung Priok, dan Pelabuhan Kali Ciliwung tersebut, kemudian dikenal dengan nama Pelabuhan Pasar Ikan. Selain membangun Pelabuhan Tanjung Priok, KPM juga membangun Pelabuhan Teluk Bayur-Padang (Port Van der Capellen) pada tahun 1886 dan Pelabuhan Belawan Deli tahun 1891. Pada awal peresmiannya, hanya beberapa kapal bermesin uap dan mayoritas adalah kapal-kapal layar. Memasuki abad ke-20 jumlah kapal bermesin uap meningkat menggantikan kapal-kapal layar. Pada tahun 1912 sejalan dengan perkembangan ekonomi yang pesat pelabuhan itu dirasakan terlalu kecil maka dilakukan perluasan.

Pada tahun 1914 dimulai pembangunan Pelabuhan II. Pemborong bangunannya adalah Volker. Tahun 1917 pembangunan selesai dengan panjang kade pelabuhan 100 meter dan kedalaman air 9,5 meter LWS, sedangkan bendungan bagian luar diubah dan diperpanjang sedang lebar kade 15 meter untuk double spoor kereta api dan kran-kran listrik. Tahun 1917 dibangun juga tempat penyimpanan batubara oleh NISHM serta tempat penyediaan bahan bakar oleh BPM dan Shell. 

Pelabuhan III mulai dibangun tahun 1921, tetapi terhenti akibat Malaise. Kemudian dilanjutkan kembali tahun 1929 dan selesai tahun 1932 dengan panjang kade 550 meter di sebelah barat. Pada masa pendudukan Jepang, Pelabuhan Tanjung Priok dikuasai oleh Djawa Unko Kaisya yang berada di bawah Kaigun(Angkatan Laut Jepang). Kondisi pelabuhan sebagian rusak, khususnya sengaja dirusak oleh Belanda yang menyerah kepada Jepang (7 Maret 1942). Agar pelabuhan dapat dioperasikan, Jepang mengerahkan tenaga Romusha untuk memperbaiki pelabuhan. Seperti pengerukan alur, pembersihan alur dari ranjau-ranjau yang sengaja ditebarkan oleh Belanda. Selain alur pelabuhan, banyak fasilitas lainnya yang rusak dan harus diperbaiki, seperti gudang-gudang, dok, dermaga dan jalan.

Setelah kemerdekaan RI (17 Agustus 1945), Pelabuhan Tanjung Priok diambil alih oleh bangsa Indonesia/pemerintah RI melalui Badan Keamanan Rakyat Laut Tanjung Priok bersama pejuang Indonesia lainnya yang umumnya merupakan pekerja pada Pelabuhan Tanjung Priok pada masa Kolonial Belanda maupun masa Kolonial Jepang. Pada pertengahan September 1945 Pelabuhan Tanjung Priok dikuasai oleh  pemerintah RI, namun beberapa minggu kemudian dikendalikan oleh NICA yang membonceng pada Sekutu 29 September 1945. Pengendalian oleh NICA berlangsung sampai tanggal 27 Desember 1949.

Setelah pengakuan kedaulatan RI (27 Desember 1949), berdasarkan pasal perjanjian KMB (Konferensi Meja Bundar) Pelabuhan Tanjung Priok harus dikembalikan kepada Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM) yang masih memiliki hak pengelolaan berdasarkan konsesi selama 75 tahun sejak tahun 1877, yang berarti KPM masih memiliki hak pengelolaan sampai tahun 1952. Pada tahun 1952 pemerintah RI melakukan "Nasionalisasi" atas Pelabuhan Tanjung Priok, pengelolaannya diserahkan kepada Kementerian Perhubungan, Djawatan Perhubungan Laut, sedangkan pelaksananya adalah Badan Pengusahaan Pelabuhan (BPP). ( baca lanjut https://id.wikipedia.org/wiki/Tanjung_Priok,_Jakarta_Utara)

Pada zaman Belanda ada salah satu institusi di daerah pelabuhan dengan nama Heven arts dibawah Haven Master(Departemen Perhubungan) pada tahun 1911 – 1950. Tujuan dari Heven Arts adalah untuk mencegah masuk dan keluarnya penyakit karantina ke Indonesia melaui pelabuhan laut. Dengan terbitnya Undang-undang No. 1 tahun 1962 tentang Karantina Laut, Heven Arts menjadi perangkat Departemen Kesehatan, dengan organisasinya disebut Dinas Kesehatan Pelabuhan Laut (DKPL). Dengan diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 147/Menkes/IV/SK/1978, maka organisasi DKPL ada perubahan nama organisasinya menjadi Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Hingga tahun 2008 dengan diterbitkannya Permenkes No 356/MENKES/PER/IV/2008 dan telah diperbaharui dengan Permenkes Nomor 2348/Menkes/Per/XI/2011 yang menyatakan bahwa KKP adalah unit pelaksana teknis Ditjen P2P Kemenkes RI, yang mempunyai tugas pokok untuk mencegah masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial wabah, surveilan epidemologi, kekarantinaan, pengendalian dampak risiko lingkungan, pelayanan kesehatan, pengawasan OMKABA serta pengamanan terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di wilayah kerja pelabuhan. bandara dan pos lintas batas.

Dari klasifikasi yang ada terbagi menjadi 4 kelas yaitu KKP Kelas I, KKP Kelas II dan KKP Kelas III dan kelas IV. KKP Kelas I Tanjung Priok dipimpin oleh seorang Kepala Kantor serta membawahi 3 bidang yaitu Bidang Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi, Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan, Bidang Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah Serta 1 Bagian Tata Usaha.

Sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan tersebut KKP Kelas I Tanjung Priok mempunyai 5 (lima) Wilayah Kerja yaitu:

Pelabuhan Laut Sunda Kelapa dan Pantai Marina Ancol
Pelabuhan Samudra Muara Baru
Pelabuhan Laut Marunda
Pelabuhan Laut Kali Baru
Pelabuhan Laut Muara Angke dan Pantai Mutiara

Pada tanggal 03 Oktober 2013 gedung Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok diresmikan oleh Dirjen PP dan PL, Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE. dengan alamat Jalan Raya Nusantara No. 02 Tanjung Priok yang sebelumnya gedung lama beralamat di Jalan Raya Pelabuhan No. 17 Tanjung Priok

Struktur Organisasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok

Struktur Organisasi Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok  ini Sesuai dengan :
  1. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor : 356/Menkes/Per/IV/2008,Tanggal 14 April 2008, Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor   Kesehatan Pelabuhan.  
  2. Peraturan Menteri Kesehatan RI  Nomor : 2348/MenKes/Per/XI/2011, Tanggal 22 November 2011, Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 356/Menkes/Per/IV/2008. 
  3. Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.02.02/IV/1616/2016  &  No. HK.02.02/IV/1616/2017 Tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian dalam dan dari Jabatan Struktural di Lingkungan Kementerian Kesehatan, Tanggal 29 September 2016


Kamis, 29 September 2016

Pelantikan Eselon III dan IV di Kementerian Kesehatan Ditjen PP dan PL Tahun 2016

DEWI DYAH PALUPI, SKM, MKM ( urutan satu dari kanan barisan kedua), NURSAMAH, S.Sos, MM ( urutan pertama dari kiri barisan kedua)
Pelantikan Eselon III dan IV di Kementerian kesehatan Ditjen PP dan PL Tanggal 29 September 2016 telah dilaksanakan dan berjalan lancar. 

Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.02.02/IV/1616/2016 Tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian dalam dan dari Jabatan Struktural di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Mengangkat ke dalam jabatan di lingkungan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok  ( Eselon III ) :

  • dr. BENGET SARAGIH, M. Epid sebagai Kabid Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah
  • BRATA SUGEMA, SKM, M.Si sebagai Kabid Pengendalian Karantina dan Surveilans Epidemiologi
  • WAHYUNI, SKM, M.Kes sebagai Kabid Pengendalian Risiko Lingkungan
Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.02.02/IV/1617/2016 Tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian dalam dan dari Jabatan Struktural di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Mengangkat ke dalam jabatan di lingkungan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Tanjung Priok  ( Eselon IV ) :

  • DEWI DYAH PALUPI, SKM, MKM sebagai Kasubbag Keuangan dan Umum
  • NURSAMAH, S.Sos, MM sebagai Kasubbag Program dan Laporan
dr. BENGET SARAGIH, M. Epid (urutan enam dari kanan barisan belakang), BRATA SUGEMA, SKM, M.Si (urutan empat dari kanan barisan belakang), WAHYUNI, SKM, M.Kes ( urutan ketiga dari kanan)

SELAMAT KEPADA PARA PEJABAT YANG DILANTIK SEMOGA TANGGUNGJAWAB YANG DIBERIKAN DAPAT DILAKSANAKAN DENGAN BENAR DAN SUKSES

Jumat, 17 Juni 2016

Kaleidoskop KKP Kelas I Tanjung Priok

Kaleidoskop Kantor Kesehatan Pelabuhan  Kelas I Tanjung Priok Tahun 2017

Kaleidoskop Kantor Kesehatan Pelabuhan  Kelas I Tanjung Priok Tahun 2016

Kaleidoskop Kantor Kesehatan Pelabuhan  Kelas I Tanjung Priok Tahun 2015


Kamis, 12 Mei 2016

Lagu Mars KKP

Lagu Mars KKP yang lebih dikenal merupakan Mars Kantor Kesehatan Pelabuhan yang wajib dinyanyikan setiap ada acara  resmi yang diselenggarkan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan dan wajib hapal di luar kepala tentunya. Lagu Mars KKP diciptakan oleh dra. Sri Hartati Sudiyono dengan ketukan atau ritme mars.

Teks lagu Mars KKP 

Mars KKP
Pencipta :  dra. Sri Hartati Sudiyono

Ritme : Mars

KKP TUGAS KITA
MENJAGA KESEHATAN NEGARA
CEGAH TANGKAL PENYAKIT
VISI TANGGUH DAN PRIMA
KENDALIKAN FAKTOR RISIKO
MUSUH UTAMA KITA

DAN DETEKSI PENYAKIT
DENGAN CEPAT SEKSAMA
KITA PETUGAS BEKERJA
DENGAN SEMANGAT MENYALA
S'BAGAI BAKTI PADA NUSA

Ditulis ulang untuk dipublikasikan oleh: Nana Mulyana,SKM – jabrig21.blogspot.com

Mp3


 
unduh lagu di sini

Video

Youtube


Sabtu, 16 April 2016

Simulasi PHEIC di Pelabuhan Tanjung Priok Tahun 2016


Pembukaan Acara Simulasi Penanggulangan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) dalam menghadapi penyakitiddle Eastern Respiratory Syndrome Corona Virus ( MERSCov) di Dermaga JICT II, Kamis Tanggal 14 April 2016. Yang dibuka oleh Direktur Surveilans,Imunisasi, Karantina dan Kesehatan Matra Kemenkes RI. dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc. (baca lengkap di Kemenkes RI)


Simulasi penanggulangan Public Helath Emergency of Intenational Concern (PHEIC) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para skateholder yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok dalam mendeteksi dan merespon apabila terjadi PHEIC di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok.

Photo Inti simulasi PHEIC Tanggal 13 April 20126 share ini linknya https://drive.google.com/folderview?id=0BzTDlJLWDNySV002NEFJV2NLbHc&usp=sharing

Video Simulasi PHEIC Tanggal 13 April 20216 

===
Dari SIMULASI PHEIC KKP PRIOK